Harapan besar di akhir senja Sisa kenangan yang merobek jiwa Besar harapan tak lagi ku genggam Sebatas angan di ingatan yang tertanam Datang membawa malapetaka Membius nalar pikiranku tak berdaya Berat rasanya Jikalau sehari tak berjumpa Aroma wangi yang tak lagi asing Ingin ku menemukanmu di tongkrongan belakang Tak ku pikir betapa beratnya perjuanganku Hingga ku menemukan mu di ujung perjalananku Mengobati kebingungan akan dinginya kota malang hingga ku menemukan makna akan hitamnya kehidupan Trima kasih atas kebersamaan mu Hingga ingatanku kembali menemukan mu Sang pembawa harapan Kopi hitam idamanku.
Sempat ku berpikir kau jadi permaisuri, tapi itu hanya angan di negeri peri