Kepada Siapa Aku Berkata Diujung senjah ada bisikan cinta Berharap semua nya baik baik saja Bintang terang di awan hitam Mengingatkan ku pada cengkraman wajahmu dimalam kelabu Khayalan ku tak lagi bermakna hingga goresan luka masih tertanam dalam jiwa Gelombang asmara mulai terpana Kepada siapa aku berkata? Harapan yang dulu sempat ku tanam Namun hilang dibawah cengkraman malam Dulu sempat ku jadikan kau permaisuri Tapi itu hanyalah angan di negri peri Dambaan harapan kini tak lagi berarti Kepada siapa aku menaruh hati
Harapan besar di akhir senja Sisa kenangan yang merobek jiwa Besar harapan tak lagi ku genggam Sebatas angan di ingatan yang tertanam Datang membawa malapetaka Membius nalar pikiranku tak berdaya Berat rasanya Jikalau sehari tak berjumpa Aroma wangi yang tak lagi asing Ingin ku menemukanmu di tongkrongan belakang Tak ku pikir betapa beratnya perjuanganku Hingga ku menemukan mu di ujung perjalananku Mengobati kebingungan akan dinginya kota malang hingga ku menemukan makna akan hitamnya kehidupan Trima kasih atas kebersamaan mu Hingga ingatanku kembali menemukan mu Sang pembawa harapan Kopi hitam idamanku.