Langsung ke konten utama

Desa tempat liburanku.

        Pancaran matahari pagi menyambutku, dikalah aku bagun dari tidurku, aku menyambut suasana pagi dengan gembirah dan senang, sebelum aku bergegas dan keluar dari kamar tidurku tak pernah lupah aku mengucap sukur kepada Tuhan yang senantiasa telah membimbing dan melindungi aku, dan juga memberikan aku navas khidupanya. Dikalah pagi itu, kami semua berkupul dihalam kampusku atas dasar kesepakatan dan musyawarah bersamah.
         Tak lama kemudian, Bus kampusku pun tiba, Sekitar pukul 08 :00 kami berangkat menuju Desa Sidorejo, tujuan saya dan teman-teman berlibur kesana tidak lain dan tidak bukan hanya sebatas memenuhi syarat dan tugas kampus (KKN). Sebelumnya aku sedikit sangat malas, hanya karna tugas kampus membuat aku bergegas berangkat bersama teman-teman seperjuanganku.
Di hari pertama saya sedikit panik apa lagi pertama kali bertemu dengan masyarakat yang notabene sebelumnya tidak pernah kenal.
       Tetapi kami pun mencoba untuk menyakinkan mereka bahwa kami bukan orang jahat, kami adalah mahasiswa, dan kami adalah calon masyarakat yang berintelek. Dua hari kemudian kami menemukan cara bahwah langka pertama yang harus kami tempuh adalah mendekatkan diri kepada pemerintah desa selaku RT Desa sidorejo. kemudian kamis malampun tiba pak RT mengajak kami semua untuk mengikuti acara pemuda-pemudi yang dilaksanakan oleh pemuda desa sidorejo sebagai cara atau strategi untuk memperkenalkan diri kami kepada seluruh masyarakat setempat sehingga kami bisa seakrap mungkin apa lagi punya target dan visi besar dalam menjalankan apa yang menjadi tujuan kami.
           Awalnya secara pribadi aku tak peduli terkait dengan acara yang mereka lakonkan. Setelah berapa menit kemudian saya mencoba untuk mencaritau apa manfat dari perkumpulan mereka, ternyata dibalik itu ada subtansi yang sangat bernilai bagi berlangsungnya kehidupan mereka, diantaranya pemuda-pemudi tersebut mengadakan arisan per minggunya. Selain itu tak kala pentingnya juga perkumpulan mereka sangat menjunjung tinggi nilai ke keluargaan dan mereka pun juga membahas tentang bagiman peran pemudah dalam mebangun desa.
            Jujur Saya periba sangat kagum dengan makna dari perkumpulan mereka, Sehingga saya pun tau bagimana peran saya ketika saya berkolaborasi dengan masyarakat setempat. Dihari-hari selanjutnya kehidupan kami pun sangalah bermakna ternyata kehidupan didesa lebih indah ketimbang menjalankan hidup dikota. Dikota manusia hidunya individualistik, namun tak kala penting kehidupan didesa sangatlah bermakna, masyarakat desa hidupnya bergotongroyong, bahu membahu dalam menjalankan kegiatan yang berlandaskan musyawarah.
        Disana mengajarkan kami banyak hal yang tak kala pentingnya pengalaman dasar yang membuat saya kuat sampai hari ini adalah bagaimana langak yang perlu kita ambil ketika kita hidup bersama mereka. Mayarakat desa mengajak kami bagaimana mengelolah sawah, sayuran, tomat, bawang dll.
          Disitu teman-teman saya yang fokusnya dipetanian mejelaskan cara atau langkah merwat tanaman terutama tomat dan bawang, sehingga saya mendapatkan teori baru yang di kolaborasi antara akademisi dan petani selaku peraktek lapangan.
Demikianlah sekilas kisahku dimasa itu, Masa dimana saya mengapdikan diri kepada masyarakat banyak. Dan masa dimana saya mendapatkan tori praktis yang begitu istimewa dan jadikan itu sebagai panutan buat hari-hariku selanjutnya.

Trimakasi desa sidorejo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paradoks Dunia Kampus Mahasiswa Administrasi Negara Mengugat Atas Aturan Kedisiplinan

Mister Hany dan Nardin. Kampus merupakan suatu institusi pendidikan tinggi dan penelitian yang memberikan gelar akademik dalam berbagai bidang yang dimana didalamnya sebuah universitas menyediakan pendidikan serjana dan pascasarjana. dan kampus memiliki aturan baik dari dikti juga aturan dari lembaga institusi sendiri yang mana aturan ini dapat dijadikan koridor utama dalam mengatur universitas. kampus sebagai lembaga institusi memiliki komponen yang menaungi, diantaranya Dosen,mahasiswa, dan lembaga lain, umumnya civitas akademika universitas yang bertanggung jawab penuh dalam berjalanya roda organisasi institusi. dosen dan mahasiswa memiliki hak dan kewjiban sehingga kewajiban dosen adalah mengajar,mendidik dan mengikuti aturan lembaga yaitu institusi universitas dan dosen mempunyai hak atas konstribusi kewajiban yang sudah diberikan diantaranya gaji, dan tunjangan lain yang diberikan oleh lembaga. Didalam kehidupan kampus mahasiswa turut andil atas kewajiban dan hak, salah satu ...

Rindu Di Bulan Oktober.

Rindu Di Bulan Oktober. Gambar ilustrasi suami istri islami             Sandiwara kehidupan selalu saja di ilustrasi kan lewat kenangan yang dialami setiap orang atau pun individu, namun kenangan itu diceritakan se detail mungkin oleh setiap aktor dalam skenario yang sudah di setting sehingga cerita itu menarik untuk diperbincangkan. Sandiwara kehidupan bisa saja di kenang oleh sebagian orang yang menjalani kehidupan nya dengan berbagai kenangan, baik kenangan pahit dan begitu pula sebaliknya.             Rindu di bulan oktober adalah sebuah ilustrasi hidup yang di lakoni penulis sehingga dapat dikenang melalui karia tulis, jadi kenangan itu tak sebatas cerita fiktif yang mencoba mempropagandakan daya pikir bagi setiap pendengarnya. Namun saya mencoba mengulas kembali kisah ku di bulan oktober, bulan yang dimana saya mengukir kenangan yang bagi saya sangat bermakna. Yakni b...